Tawanita - Yogurt ternyata tak hanya mengatasi masalah gangguan perut, tetapi para ilmuwan telah menemukan manfaat lain yogurt bagi kaum pria untuk meningkatkan kejantanan.
Para ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology menggunakan tikus jantan yang diberikan makanan penutup berupa yogurt rasa vanila, makanan sehat lainnya dan junk food. Awal tujuan penelitian ini adalah mempelajari efek yogurt terhadap obesitas, namun peneliti justru menemukan hasil yang mengejutkan.
Hasilnya ditemukan bahwa tikus yang mengonsumsi yogurt memiliki testis yang lima persen lebih besar dari tikus-tikus yang diberi makanan sehat selain yogurt dan 15 persen lebih besar dari tikus yang diberi junk food.
Selain itu, peneliti juga menemukan tikus yang memakan yogurt memiliki bulu yang lebih halus dan memiliki tubuh yang lebih ramping. Bahkan, tikus yang diberi yogurt juga lebih cepat membuahi tikus betina. Temuan menarik lainnya dari penelitian ini terjadi pada tikus betina pula. Tikus betina yang memakan yogurt cenderung menghasilkan keturunan yang lebih besar.
"Kami mengira ini semua disebabkan oleh probiotik dalam yogurt," jelas peneliti Eric Alm, seperti dikutip melalui Dailymail (11/5).
Para ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology menggunakan tikus jantan yang diberikan makanan penutup berupa yogurt rasa vanila, makanan sehat lainnya dan junk food. Awal tujuan penelitian ini adalah mempelajari efek yogurt terhadap obesitas, namun peneliti justru menemukan hasil yang mengejutkan.
Hasilnya ditemukan bahwa tikus yang mengonsumsi yogurt memiliki testis yang lima persen lebih besar dari tikus-tikus yang diberi makanan sehat selain yogurt dan 15 persen lebih besar dari tikus yang diberi junk food.
Selain itu, peneliti juga menemukan tikus yang memakan yogurt memiliki bulu yang lebih halus dan memiliki tubuh yang lebih ramping. Bahkan, tikus yang diberi yogurt juga lebih cepat membuahi tikus betina. Temuan menarik lainnya dari penelitian ini terjadi pada tikus betina pula. Tikus betina yang memakan yogurt cenderung menghasilkan keturunan yang lebih besar.
"Kami mengira ini semua disebabkan oleh probiotik dalam yogurt," jelas peneliti Eric Alm, seperti dikutip melalui Dailymail (11/5).







