Tawanita - Hampir semua pria tidak suka pada wanita yang cerewet, atau istilah lebih umumnya 'bawel'. Tapi siapa sih wanita yang mau dibilang 'cerewet' atau 'bawel'? Saya tidak mau, Anda pun juga saya yakin tidak mau.
Cerewet berbeda dengan ceriwis. Cerewet identik dengan suka mencela, banyak omong yang bersifat negatif; sementara ceriwis berarti sangat suka bercakap-cakap atau banyak omong dalam arti yang lebih positif. Banyak wanita yang ceriwis, namun banyak juga yang cerewet. Lebih banyak lagi yang tidak tahu dirinya cerewet.
Bagi wanita, kecerewetan mungkin biasa saja. Tapi cara berkomunikasi yang buruk ini bisa mengganggu hubungan Anda dengan suami, anak-anak dan juga dengan orang-orang di sekitar Anda. Masalahnya adalah, tidak banyak wanita yang tahu apakah dirinya sudah termasuk dalam kategori 'cerewet'. Untuk itu, coba cek dengan pertanyaan singkat berikut ini.
1. Jika melakukan kesalahan, maka sudah seharusnya dicela agar sadar dan tidak melakukannya lagi. (Setuju | Tidak Setuju)
2. Mengingatkan orang lain akan kesalahannya itu wajib, demi kebaikan orang itu sendiri. (Setuju | Tidak Setuju)
3. Nasehat tidak cukup hanya diberikan satu kali, hal itu harus diulang-ulang agar yang bersangkutan ingat dan tahu itu adalah hal serius. (Setuju | Tidak Setuju)
4. Seseorang tidak akan mengerti maksud Anda jika tidak Anda jelaskan dengan mendetail. (Setuju | Tidak Setuju)
5. Berbicara banyak dan keras membuat Anda semakin percaya diri. (Setuju | Tidak Setuju)
Jika jawaban Anda lebih banyak Setuju daripada Tidak Setuju, berarti Anda termasuk dalam kategori 'cerewet'. Perhatikan orang-orang di sekitar dan kondisinya saat Anda sedang berbicara, bandingkan jika Anda sendiri sebagai pendengar di sana. Ubahlah cara komunikasi Anda jika dirasa mulai mengganggu.







